top of page

Kunjungan Tuan, Jika Benar Tak Perlu Gentar


Sejak lakon pertama pada tahun 2003, D'ArtBeat sukes meluncurkan sembilan drama musikal. Untuk drama kesepuluh kali ini, D'ArtBeat memproduksi kembali pertunjukkan pertamanya, Inspektur Jenderal, dengan tajuk lain: Kunjungan Tuan. Seputar Event berkesempatan memenuhi undangan menonton acara ini, yang digelar pada 27 Februari 2016 di Gedung Kesenian Jakarta. Kunjungan Tuan membingkai kehidupan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan Belanda, dibawakan dengan jenaka dengan iringan musik dan paduan suara yang diaransir oleh Aminoto Kosin dan Pamela Kosin. Kisah sederhana ini dimulai dengan kehidupan desa yang mendadak heboh setelah mendengar kabar kedatangan Tuan dari Batavia. Sang Tuan ditugaskan untuk melakukan inspeksi atas tugas-tugas para pimpinan instansi daerah tersebut. Kabarnya pula, Sang Tuan akan datang dengan menyamar agar lebih mudah mengetahui situasi di daerah itu. Reaksi wargapun berbeda. Sementara para istri heboh menyiapkan pesta penyambutan, para suami justru sibuk menyusun strategi untuk menutupi kekurangan-kekurangan akibat kelalaian mereka dalam menjalankan tugasnya selama ini. Kisahnya yang juga menyentil kasus korupsi yang saat ini marak, membuat lakon Kunjungan Tuan terasa relevan dan kontekstual. Selingan adegan-adegan jenaka tentang ketertarikan Sang Tuan kepada Rosmala yang berbeda kebangsaan, serta kemesraan Pamong dengan Bibi Brajang, juga mewarnai pertunjukan ini. Pertunjukkan diperkaya unsur budaya Jawa Barat dalam tarian, lagu dan dialek. Digelar selama dua hari berturut-turut, 27 dan 28 Februari 2016 dengan masing-masing 2 kali pertunjukan, D'ArtBeat sukses mengocok perut penonton tanpa lupa menyisipkan pesan-pesan positif. Keberagaman penonton pun terlihat dari deretan bangku penonton yang dipenuhi oleh anak-anak hingga dewasa.

127 views0 comments
bottom of page