Pojok Pajak HIPMI #1 “PPnBM atas properti, kebijakan yang sudah tepat atau blunder?"

22 Sep 2015

 

Jakarta, 22 September 2015

Perlambatan ekonomi secara langsung mempengaruhi pertumbuhan pada sektor industri terlebih pada sektor properti. Sektor properti cukup mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dikarenakan banyak "efek samping" dari sektor lain yang turut mendukung industri properti.

Di satu sisi, Kemenkeu mengeluarkan kebijakan yang mengatur tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Khusus terkait properti, pertengahan tahun ini di keluarkan peraturan dengan nilai peralihan di atas Rp 5M. Tidak lama kemudian timbul wacana nilai tersebut di rubah menjadi 2M dan kini malah menjadi usulan 10M.

Apakah kebijakan tersebut terarah, atau bersifat sesaat, dan memiliki kepastian hukum yang memberi jawaban terhadap kebingungan pelaku usaha properti?
 
Maka dari itu, HIPMI Tax Center menyelenggarakan Pojok Pajak Hipmi, seri #1 dengan tema "PPnBM atas properti, kebijakan yang sudah tepat atau blunder?"

Menghadirkan :
~ Sigit Priadi Pramudito (Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu RI)
~ Jon Erizal (Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI)
~ Yustinus Prastowo (Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis/CITA)
~ Ali Tranghanda (CEO Indonesia Property Watch)

MC & Moderator : Brigita Manohara (Presenter TV)
Tax Expert Presenter : Ajib Hamdani (Ketua HIPMI Tax Center)

Hari/ Tanggal: Selasa/ 22 September 2015.
Waktu: 12.00 - 15.30 (lunch provided)
Tempat: Cerana Ballroom, Best Western Premier The Hive Hotel.
Jl. DI. Panjaitan Kav. 3-4, Cawang, DKI Jakarta 13340

RSVP: Jiwo 085697577324
(Format SMS : PPH [spasi] Nama [spasi] Institusi)

Tempat terbatas! Pendaftaran ditutup 20 Sept 2015, 21.00

Saat ditemui para awak media, Ketua HIPMI Tax Center, Ajib Hamdani mengatakan diskusi soal pajak properti ini penting diadakan agar ada kejelasan juga di dunia usaha dan regulasi pemerintah.

“Kami rasa diskusi ini sangat penting karena di satu sisi pemerintahan ingin menaikkan pajak, tapi di satu sisi ekonomi sudah lesu lalu ditambah pajak naik sehingga pembeli cenderung menahan uangnya untuk bertransaksi di properti. Jadi mungkin dengan adanya acara ini maka akan diulas secara lebih mendalam lagi” ujar Ajib.

Ajib yang juga dikenal sebagai Pakar Pajak di Indonesia itu mengatakan bahwa sektor properti merupakan salah satu sektor yang cukup berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kita melihat properti sebagai sektor yang memiliki kondisi multiplier effect atau pelipatgandaan. Karena adanya bisnis properti dapat mendorong serangkaian aktivitas sektor ekonomi lain. Hal ini tak lepas dari  kegiatan ekonomi baik dalam bidang jasa maupun barang yang akan selalu membutuhkan produk properti sebagai salah satu faktor produksi,” tutur Ajib.


 

Please reload

ARTIKEL TERKAIT
Please reload

PARTNERS

TENTANG SEPUTAREVENT.COM

 

SeputarEvent adalah media publikasi online yang dikelola oleh PT. Gama Linggatama mengenai semua hal yang berkaitan dengan event : informasi, tips, review, interview tokoh, komunitas, lowongan kerja dan berita-berita event lainnya.

 

Pemimpin Perusahaan: R. Haryoko | Penanggung Jawab: Lilik Setyorini | Redaktur Pelaksana: Yudika Nababan | Media Sosial:  Muh. Heri Suyono, Eunike Dorothea | Keuangan: Siti Masamah | Alamat: The Archade Permata Hijau, Jl Raya Pos Pengumben No 1 B, Jakarta, Indonesia | Kontak: email: redaksi@seputarevent.com WA: 0816757352 | © 2014-2019

  • White Twitter Icon
  • White Instagram Icon
  • White Facebook Icon
  • White YouTube Icon