top of page

Dekat Bernyanyi untuk Pahlawan di Galeri Indonesia Kaya


Kata siapa anak muda hanya bisa mengisi kemerdekaan dengan sekadar “nongkrong” ataupun kongkow-kongkow tanpa arti? Buktinya, pemuda Indonesia: Kamga, Tata, dan Chevrina mengisi kemerdekaan bangsa ini dengan menciptakan sederet karya melalui grup musik yang dibentuk pada September 2014, Dekat. Nama Kamga, Tata, dan Chevrina pastinya sudah tak asing lagi di belantika musik tanah air. Semenjak tahun 2005, ditambah Narra, mereka membentuk grup musik yang diberi nama Tangga. Setelah Tangga menyatakan diri bubar, Kamga, Tata, dan Chevrina pun membentuk grup musik baru yang diberi nama Dekat, dengan single pertamanya: Lahir Kembali. Masih dalam balutan suasana hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70, Galeri Indonesia Kaya menyelenggarakan pertunjukan musik bertajuk “Nyanyian untuk Pahlawan” yang dibawakan oleh Dekat. Acara yang diselenggarakan pada 29 Agustus 2015 itu dimulai pada pukul 15.00 dan dibuka dengan lagu Si Doel Anak Sekolahan yang langsung disambut meriah oleh para penonton yang memenuhi auditorium.

Sore itu Dekat menyanyikan beberapa lagu yang “kita pikir kita bisa, tapi ternyata tidak.” Wah, pasti bertanya-tanya ya maksudnya apa. Yang dimaksud di sini ternyata adalah lagu-lagi pahlawan yang kita pikir pasti hapal liriknya karena dahulu kita sering sekali menyenandungkannya. Namun itu dulu, saat di sekolah dasar atau setidaknya masih duduk di bangku sekolah. Kini? Nyatanya banyak yang tak hapal dengan lagu-lagu pahlawan yang dahulu bisa kita nyanyikan di luar kepala. Oleh karena itu, pada momen yang istimewa tersebut, Dekat mengajak para penonton untuk menghargai jasa para pahlawan dengan kembali menyenandungkan lagu-lagu pahlawan ciptaan komposer-komposer kenamaan Indonesia. Maka, sore itu Dekat yang diikuti oleh para penonton yang hadir pun menyanyikan lagu-lagu bertema perjuangan yang sudah tak awam lagi di telinga masyarakat Indonesia, sebut saja Garuda Pancasila, Gugur Bunga, dan Maju Tak Gentar. Selain lagu-lagu persembahan untuk pahalawan, Dekat juga tak lupa menyanyikan single-single yang ada di mini album mereka: Kembali Bekerja, Istimewa, Bila Aku, Mana Dusta, Mana Nyata, dan single yang menjadi momen kelahiran grup musik Dekat: Lahir Kembali. Sebagai penutup? Bukan Dekat namanya jika mini concert tersebut tidak dikemas secara istimewa. Sesaat setelah lagu terakhir usai dinyanyikan, Kamga langsung mengajak para penonton yang ada di auditorium untuk menari bersama. Tak ayal, ajakan ini pun langsung disambut secara antusias oleh para penonton yang langsung turun ke selasar podium dan bergoyang bersama. Wah, tak salah deh Galeri Indonesia Kaya mandatangkan Dekat hari itu. Dengan ke enerjik-an para personel Kamga, suasana jadi semangat dan pastinya mendatangkan inspirasi untuk berkarya guna mengisi kemerdakaan bangsa ini.

20 views0 comments
bottom of page