Liputan Seni dan Budaya

Jakarta, 13 Agustus 2014 | Liputan foto oleh: M. Haris, Alkindi & Eko Rahmanto

Gending Djaduk

gending-djaduk-2014 (38).JPG
gending-djaduk-2014 (36).JPG
gending-djaduk-2014 (35).JPG
gending-djaduk-2014 (34).JPG
gending-djaduk-2014 (33).JPG
gending-djaduk-2014 (32).JPG
gending-djaduk-2014 (31).JPG
gending-djaduk-2014 (30).JPG
gending-djaduk-2014 (29).JPG
gending-djaduk-2014 (28).JPG
gending-djaduk-2014 (27).JPG
gending-djaduk-2014 (26).JPG
gending-djaduk-2014 (25).JPG
gending-djaduk-2014 (24).JPG
gending-djaduk-2014 (23).JPG
gending-djaduk-2014 (22).JPG
gending-djaduk-2014 (21).JPG
gending-djaduk-2014 (20).JPG
gending-djaduk-2014 (19).JPG
gending-djaduk-2014 (18).JPG
gending-djaduk-2014 (17).JPG
gending-djaduk-2014 (16).JPG
gending-djaduk-2014 (15).JPG
gending-djaduk-2014 (14).JPG
gending-djaduk-2014 (13).JPG
gending-djaduk-2014 (12).JPG
gending-djaduk-2014 (11).JPG
gending-djaduk-2014 (10).JPG
gending-djaduk-2014 (9).JPG
gending-djaduk-2014 (8).JPG
gending-djaduk-2014 (7).JPG
gending-djaduk-2014 (6).JPG
gending-djaduk-2014 (5).JPG
gending-djaduk-2014 (3).JPG
gending-djaduk-2014 (2).JPG
gending-djaduk-2014 (39).JPG

Rabu 13 Agustus 2014, Djaduk Ferianto pukau penonton dengan komposisi musik eksotisnya. Ya, begitulah cara Djaduk merayakan ulang tahunnya ke-50 yang jatuh tanggal 19 Juli lalu. Dalam gelaran konser bertajuk "Gending Djaduk" ini, Djaduk bersama band besutannya, Kua Etnika, bawakan 9 lagu: Picnik ke Cibulan, Jawa Dwipa, Bethari, Pesisir, Angop, Swarwadipa, Barong, Molukken (Kole-kole) dan Ritma Khatulistiwa. Selain itu Djaduk juga bawakan satu lagu khusus berjudul Samin yang ditujukan untuk orang-orang Samin di Blora, Jawa Timur. Suasana malam dengan musik yang dipadukan elemen-elemen etnis ini makin meriah dengan hadirnya Glenn Fredly.

seputarevent.com mendapat kesempatan meliput pertunjukan ini. Berikut foto-foto eksklusifnya :-)